Kabarbanuakita.com, Muara Teweh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara (Barut). Telah melakukan penanganan darurat terhadap gorong-gorong yang ambruk di Jalan Rajawali, tepatnya persis di belakang SMPN 2 Muara Teweh.

Langkah yang diambil Dinas PUPR kabupaten Barito Utara ini untuk memastikan akses transportasi kendaraan roda dua tetap berjalan lancar sambil menunggu perbaikan secara permanen.

Sekretaris Dinas PUPR Barito Utara, Roosmadian Noor didampingi Kepala Bidang Bina Marga (BM), Subiyantoro menyampaikan bahwa untuk sementara waktu telah dipasang material baja WF 300 panjang 6 meter sebanyak empat unit dengan papan panel di atasnya. Langkah ini memungkinkan kendaraan roda dua melintasi jalan tersebut dengan aman. Penanganan darurat ini dilakukan untuk menjaga kelancaran akses bagi masyarakat, khususnya kendaraan roda dua, hingga proses perbaikan permanen selesai,” jelas Roosmadian Noor, kepada wartawan Jumat (17/01) lalu.

Sementara itu, Kabid Bina Marga (BM) Subiyantoro mengatakan bahwa penanganan selanjutnya akan mencakup pembangunan gorong-gorong baru, serta pembuatan parit di sisi kiri dan kanan jalan untuk memperbaiki sistem drainase di kawasan tersebut. “Setelah itu, jalan akan diperkuat menggunakan konstruksi rigid beton. Saat ini, perencanaannya sedang diproses oleh Bidang Bina Marga Dinas PUPR Barito Utara,” Kata Subiyantoro.


Kemudian lanjut dia, Dinas PUPR juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintasi jalan tersebut, terutama pada malam hari, hingga perbaikan permanen selesai. Langkah ini kata dia diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas warga. “Dengan perbaikan ini, Dinas PUPR berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Barito Utara, sehingga masyarakat dapat menikmati akses yang lebih aman dan nyaman,” pungkasnya.

(Hertosi/Kabar Banua Kita)