Kabarbanuakita.com, Muara Teweh –
Lomba Temu Prestasi Palang Merah Remaja (PMR) Tahun 2025 resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Barito Utara, Evereadynoor yang di gelar di lapangan Kompi C kipan Muara Teweh. Kegiatan ini diikuti ratusan anggota PMR dari berbagai sekolah Se Kabupaten Barito Utara, Kamis (20/11/2015).

“PMR adalah ruang pembentukan karakter generasi muda. Bukan hanya sekadar ajang lomba, tetapi latihan kehidupan yang mengasah empati, kedisiplinan, ketangkasan, serta kemampuan menolong sesama,” kata Evereadynoor dilansir dari Diskominfosandi.

Ia menegaskan bahwa para peserta Temu Prestasi PMR adalah generasi pilihan yang diharapkan mampu menjadi pelopor dan teladan nilai-nilai kemanusiaan di masyarakat. Berbagai mata lomba seperti pertolongan pertama, simulasi bencana, ketangkasan, kerja tim, hingga kreativitas menjadi sarana pembentukan karakter yang sigap, tangguh, dan berjiwa sosial tinggi.

Evereadynoor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berperan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap ajang ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi perkembangan PMR di Kabupaten Barito Utara.

Ketua panitia yang juga Ketua PMI Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin A. Surapati, melaporkan bahwa kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 20 hingga 23 November 2025, berlokasi di Lapangan Kompi C Kipan muara teweh. “Kegiatan ini bertujuan membina dan mengembangkan potensi kerelawanan muda dengan menanamkan semangat kepalangmerahan dan jiwa sosial yang tinggi,” ujarnya.

Mengangkat tema “Mari Tingkatkan Peranan, Semangat dan Prestasi PMR Berdasarkan 7 Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional”, LTP PMR tahun ini menghadirkan peserta dari seluruh kecamatan di Barito Utara. Total peserta yang mengikuti kegiatan mencapai 671 orang, yang berasal dari tiga tingkatan MULA (SD/MI), MADYA (SMP/MTs), WIRA (SMA/SMK/MA).

Ketua PMI Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Nuryakin, M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa Lomba Temu Prestasi bukan hanya kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan relawan muda.

“LTP menjadi ruang belajar, bukan hanya untuk bersaing, tetapi juga berbagi pengalaman, meningkatkan kemampuan, serta memupuk semangat kemanusiaan,” kata Nuryakin.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas PMI Kalimantan Tengah dalam upaya memperkuat kapasitas relawan di seluruh daerah. Nuryakin berharap PMI Kabupaten/Kota semakin optimal mengirimkan peserta guna memperluas kolaborasi dan inovasi di bidang kerelawanan.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Ketua PMR Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua GOW Barito Utara, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, insan pers, serta ratusan anggota PMR dari berbagai sekolah.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi, Lomba Temu Prestasi PMR tahun 2025 ini diharapkan menjadi ajang pembinaan generasi muda yang berkarakter, berempati, dan siap mengabdikan diri dalam misi kemanusiaan.

(Hertosi/Kabar Banua Kita)