
Kabarbanuakitacom, Muara Teweh – Proyek jalan usaha tani (JUT) diduga dikerjakan asal jadi sering kali ditandai dengan kualitas material rendah, tidak sesuai standar teknis, dan minim transparansi, sehingga berpotensi merugikan warga dan mempercepat kerusakan jalan. Padahal, tujuan JUT adalah mempermudah akses alat mesin pertanian dan pengangkutan hasil panen.
Menurut warga
Jalan Bina Warga KM. 3, RT. 012, Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara.
“Jalan itu rusak setelah alat truck mengangkut material untuk pekerjaan jalan cor beton,” ujar Mansah Warga setempat, Jum’at (06/02/2026).
Sementara itu, Ati yang merupakan warga setempat menuntut untuk keterlibatan inspektorat atau pihak berwenang untuk melakukan audit atas pengerjaan proyek yang tidak sesuai standar tersebut.
Menurut informasi yang di himpun media ini. Proyek Jalan Usaha Tani itu dari Dinas Pertanian kabupaten Barito Utara yang dikerjakan akhir tahun 2024 lalu.
(Hertosi/Kabar Banua Kita)


Tinggalkan Balasan