Kabarbanuakita.com, Muara Teweh – Kunjungan kerja DPRD Barito Utara ke sejumlah fasilitas pendidikan kembali mengungkap berbagai kebutuhan mendesak di lapangan. Kali ini, SMP Negeri 2 Muara Teweh menjadi sorotan setelah menyampaikan keterbatasan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Henny Rosgiaty Rusli, menerima langsung aspirasi dari pihak sekolah terkait kebutuhan fasilitas pendidikan berbasis teknologi hingga perbaikan infrastruktur.

Kepala SMP Negeri 2 Muara Teweh, Hanil, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menghadapi keterbatasan sarana, khususnya untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih modern.

“Beberapa kebutuhan utama yang kami ajukan antara lain tiga unit smartboard, kipas angin, serta pendingin ruangan (AC), dengan estimasi anggaran sekitar satu miliar rupiah,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).

Selain kebutuhan teknologi, pihak sekolah juga mengusulkan pengadaan mobil air guna mendukung operasional di lingkungan sekolah, termasuk di ruang guru, Tata Usaha, dan Bimbingan Penyuluhan.

Tak hanya itu, kondisi bangunan lama juga menjadi perhatian serius. Hanil menyebut beberapa bagian gedung masih menggunakan atap sirap yang sudah tua dan berpotensi membahayakan keselamatan warga sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Henny Rosgiaty Rusli menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui mekanisme pembahasan di DPRD.

“Kami akan mengupayakan agar kebutuhan ini bisa masuk dalam prioritas, karena menyangkut kenyamanan dan kualitas pendidikan siswa,” ujarnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi DPRD Barito Utara dalam mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah.

Pihak sekolah pun berharap dukungan dari pemerintah daerah dapat segera direalisasikan, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih optimal dan aman bagi seluruh siswa.