Kabarbanuakita.com, Muara Teweh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Barito Utara (Barut). H. Tajeri menanggapi mobil dinas Kades Muara Pari yang setara dengan mobil kepala dinas.
Dengan tegas Legislator Gerindra itu menyampaikan.
“Seharusnya mana yang lebih prioritas, penggunaan dana desa harus transparan, jelas peruntukannya, membangun desa dengan dana desa jangan sampai salah sasaran,” Kata Tajeri kepada Kabarbanuakitacom, Senin (09/3/2026). Lanjut Legislator Gerindra itu lagi.
“Belajar dari pengalaman sebelumnya, ada beberapa kepala desa yang pada akhirnya berurusan dengan aparat penegak hukum,” Sindirnya.
Jadi kedepannya harapan saya semoga hal serupa tidak terjadi.
Setiap kali kami kunjungan ke desa-desa banyak keluh kesah masyarakat berkaitan dana desa, ada masalah pembelian mobil, exca mini, pembuatan jalan, pembangunan perkantoran, bahkan masyarakat tidak mengetahuinya, katanya dalam pembahasan APBDes tidak termuat atau tidak dibahas.
Nah saya balik bertanya kepada masyarakat, kan ada BPD, dimana fungsinya, coba pertanyakan seperti apa permasalahan yang sebenarnya, kalau BPD tidak ikut menyetujui atau tidak mengetahui. Lebih baik lapor saja ke Bupati atau kepala dinas yang membidangi bahkan atau Camat setempat, kalau tidak ada respon atau jawaban, lapor ke Inspektorat atau ke Aparat Penegak Hukum, dengan catatan bawa barang bukti yang kuat dan jelas, dengan harapan agar tidak terjadi fitnah.
“Membangun memang sulit, tapi dengan kebersamaan dan keterbukaan pasti bisa, Insya Allah A
aman dan nyaman untuk desa masing- masing,” Pungkasnya.
(Hertosi/Kabar Banua Kita)



Tinggalkan Balasan