Kabarbanuakita.com, Muara Teweh – Perusahaan Pertambangan Batubara PT. Batara Perkasa siap mendukung penuh Program Bupati Barito Utara melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

Hal itu disampaikan langsung oleh General Manager PT Batara Perkasa.

Arahan dari pak Bupati yang baru kan. Kayaknya, ini baru pertama kali mengundang semua perusahaan di Barito Utara. Acara ini lanjutan dari pak Gubernur Kalteng langsung.

Diarah dari pak Gubernur kurang lebih 2 minggu yang lalu. Kita juga dipanggil ke Palangkaraya.

Temanya untuk meningkatkan optimalisasi Pendapatan asli daerah kami dari sektor Pertambangan ada 4 poin yang dirahkan dari pak Gubernur sama pak Bupati diantaranya adalah pajak alat berat, pajak air permukaan, pajak kendaraan bermotor, sama yang terakhir pembukaan rekening di bank Kalteng.

“Alhamdulillah kalau kita dari PT Batara Perkasa siap mendukung penuh arahan dari Pak Bupati dari 4 poin itu sudah 80% terpenuhi. Semua jadi yang terakhir tinggal yang pembukaan di Bank.

Rekening di Bank itu sedang saya pelajari tadi sudah ketemu juga sama kepala cabang Bank Kalteng dan Bank Mandiri sebenarnya sejauh ini kita baru pakai rekening Bank Mandiri cabang yang di Barito Utara, ” Ujar Erick Saat diwawancarai Kabarbanuakitacom usai mengikuti Rakor di Balai Antang Muara Teweh.

Lanjut General Manager PT Batara Perkasa itu. Nanti kan 25 persen akan kita coba dialihkan mungkin di awal 2026 lah kita akan menjajaki itu.

Untuk CSR dari PT Batara Perkasa sejauh ini sudah berjalan. CSR itu kan sesuai undang-undang itu sebenarnya 3 persen dari target produksi keuntungan 1 tahun.

“Kalau dari PT Batara Perkasa itu semenjak saya memimpin sudah berjalan sejak tahun 2022 itu sudah lebih dari 3 persen, jadi kalau target produksi kita 300.000 ton dalam setahun, PT Batara perkasa sudah mengeluarkan CSR di atas 500 juta dalam setahun untuk angka CSR nya, ” Ujar Erick.

Penyaluran nya kita di 2 desa terkait di Ring 1. Tadi kan arahan dari pak Bupati tadi kan di bagi 40 persen di Ring 1 dan 60 persen untuk pembangunan infrastruktur di 3 Jembatan. Nanti akan kita pelajari mungkin di CSR di tahun 2026 itu sudah berjalan sesuai harapan bersama.

Untuk tahun 2023,2024,dan tahun 2025 itu Ful semua uang nya sudah keluar, sebenarnya saya tadi bawa cacatannya jika diminta.

“Sebenarnya saya mau tunjukkan itu catatan dan rinciannya, kalau PT Batara perkasa CSR nya selama ini sudah berjalan di atas 500 juta per tahunnya, termaksut pembangunan Mesjid Islamic juga ada kita bantu, ” Terang dia.

Jadi tadi saya agak bingung juga di datanya Dinas Sosial itu tidak muncul, bayak juga keluhan dari teman teman tambang yang lain.

“Loh kita sudah nyumbang kok belum masuk datanya. Di Dinas Sosial datanya kurang lengkap menurut kita, karena Dinas Sosial jarang sekali meminta laporan ke kita di perusahaan tambang Batu Bara, kalau Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Minerba sama Dinas PUPR itu data akur semuanya cocok semua, cuman di Dinas Sosial yang datanya kurang akur, ” Pungkasnya.

(Hertosi/Kabar Banua Kita)